SATUNUSA.CO,LOTIM - Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy melepas 52 orang yang merupakan kontingen Raimuna Daerah Kwarcab Lombok Timur di Pendopo Bupati Lotim, Selasa (25/10)
Sebelumnya, peserta tersebut telah mengikuti berbagai seleksi dari bulan Agustus hingga September, kemudian mereka dididik di Bumi Perkemahan.
Pada kesempatan itu, Bupati memaparparkan asal mula Raimuna dilaksanakan. Raimuna berasal dari bahasa Ambai, daerah Yapen Timur, Papua. “Raimuna,” kata Bupati merupakan gabungan dua kata yaitu, “Rai” dan “Muna”. Rai artinya sekelompok orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu. Sementara, Muna adalah daya kekuatan jiwa seseorang yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan.
“Berarti sekelompok orang yang hidup dan dijiwai oleh suatu kekuatan yang selalu membawa semangat tinggi dalam mencapai tujuan,” paparnya.
Kepada peserta Raimuna, dia berpesan kepada peserta supaya tetap menjaga kekompakan, tolong-menolong, serta mengharumkan nama Lombok Timur. Bupati Sukiman mengingatkan agar semua peserta melaksanakan nilai nilai dalam pramuka.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi peran Pramuka telah mengawal Lombok Timur mengatasi berbagai peritiwa, mulai dari gempa hingga covid-19. Karna itu, dia berharap kerja sama itu terus berjalan dan dapat memicu kiprah Pramuka di daerah ini lebih baik.
Sementara itu Ketua Harian Kwartir Cabang Lombok Timur Andi Budiman berharap agar peserta dapat mengambil manfaat dari setiap proses yang dialami di Raimuna.
“Proses ini sungguh sangat cepat dengan semua keterbatasan yang dimiliki Kwartir cabang, inshaallah tidak akan mengecewakan Lotim,” ujarnya.
Kegiatan itu dihadiri oleh Kwartir cabang, pengurus pramuka dan seluruh peserta Raimuna Daerah NTB
Acara ini diakhiri dengan pemberian bendera Pramuka kepada Ketua kontingen sebagai pelepasan secara resmi Anggota Pramuka kwartir Cabang Lombok Timur yang akan mengikuti Raimuna Daerah NTB yang akan berlangsung di Aik Lemak,Sumbawa. (*)