SATUNUSA.CO - Curah hujan di Nusa Tenggara Barat yang terus meningkat mengakibatkan beberapa daerah di NTB terdampak banjir termasuk daerah Lombok Timur.
Secara umum, musim hujan dijelaskan pihak Stasiun Klimatologi BMKG NTB dimulai dari Oktober hingga Desember mendatang.
Akibat curah hujan yang tinggi beberapa daerah di Lombok Timur terdampak oleh hal tersebut, salah satunya peristiwa Banjir di Desa Loyok dan Pesanggrahan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Senin (24/10/2022).
Menurut keterangan Kepala Desa Loyok, Muhammad Rosyidi, Banjir di Desa Loyok terjadi sekitar pukul 16.00 WITA, banjir ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan lama pada pukul 14.00 WITA.
“Curah Hujan cukup tinggi dan lama pada pukul 14.00 WITA. Tiba-tiba banjir meluap datang ke pemukiman warga di bantaran sungai Desa Loyok” Kata Rosyidi selaku Kepala Desa Loyok.
Banjir yang terjadi mengakibatkan bangunan milik warga dan pemerintah desa rusak, yaitu satu jembatan penghubung desa yaitu antara Desa Loyok dan Dasan Tinggi, pos ronda, dan satu warung milik warga di Dusun Otak Desa, Desa Loyok Timur, bangunan tersebut hanyut terbawa arus sungai yang meluap.
Banjir dan Longsor ini disebabkan oleh air sungai di wilayah Dusun Joben, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading yang meluap. Dua aliran sungai tersebut bertemu di Desa Loyok mengakibatkan air meluap setinggi dada orang dewasa.
Menurut keterangan, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, dan untuk sementara beberapa jalan dialihkan dan ditutup. “Kami tutup sementara, takut roboh, sementara dialihkan dulu” tutup Rosyidi.